Aba, i call him that. its almost 2 years since you left us. 18th feb 2015.. i cant really suppose before.
sakit kurang lebih 2 tahun dengan penyakit diabetes yang kurang lebih 20 tahun.
Awalnya Aba sakit karena luka refleksi ingin berniat sembuh tetapi Allah berkehendak lain. kaki kirinya luka karena refleksi tsb. aku masih ingat, waktu itu sehabis magrib aku lihat jejak darah dilantai. "mi ini darah siapa?" tanya aku ke ummi. "iya itu darah kaki Aba luka"
esoknya Aba dibawa ke RS tetapi penanganan RS tsb lambat. kaki Aba yg luka makin memburuk. setelah bbrp hari ga dapet perawatan intensif untuk luka, Aba pindah RS ke RSCM karena ada muridnya yg praktek disana. masuk RSCM dan dapat vonis untuk amputasi. karena luka dikakinya sangat parah, membusuk, dan mengeluarkan cairan. yaAllah.. sungguh aku ga tega liat keadaannya waktu itu.
Saat itu aku kelas 12 dan sedang ujian madrasah. tidak langsung menjenguknya. tetapi aku sedih, amat sangat. menangis di sepertiga malam, memohon pd Allah untuk memanjangkan umurnya, menyembuhkannya dari penyakit. mungkin Allah mendengar doaku lewat jalannya yang terbaik. aku ingat saat aku datang menjenguknya ke RS. ketika aku datang, Aba lagi dibawa untuk di periksa kakinya. tak lama Aba datang. aku tidak mengingatnya dengan jelas apa yang ia bicarakan denganku. tapi aku sangat sedih melihat ia terbaring sebagai pasien rumah sakit yang cukup terkenal di Indonesia.
banyak yg menjenguk, dari muridnya dan sahabat-sahabatnya. ketika mereka hendak pulang, Aba minta di doakan dan tidak bisa menahan air matanya. kalo boleh pilih, aku ingin ikut menangis. tetapi tidak. aku tidak ingin menambah kesedihannya kala melihat aku menangis.
selang beberapa waktu. waktu itu jadwal amputasi sudah ditetapkan. paginya ummi membawa Aba untuk pindah kerumah sakit lain, rujukan dari teman-teman dan murid Aba. Aba dipindahkan ke RS JIH disana ada teman Aba ketika masih SMA yang juga pemegang rumah sakit tsb. berbagai cara dilewati. berbagai obat diminum. puluhan bahkan ratusan juta uang habis untuk berobat Aba.
tapi semangat Aba ga pernah putus untuk berusaha sembuh.
![]() |
| saat menemani Aba sebelum operasi amputasi jari kaki kirinya. |
down.
mungkin itu yang dirasanya saat itu. kita tidak bisa merasakan betul karna kita tidak diposisi itu bukan?
lalu Ummi menguatkan. dan dijalankannya cuci darah senin dan kamis. 9 bulan berjalan cuci darah (aku tidak tau persis berapa tepatnya) penyakit aba pun menjadi bertambah. terakhir kondisinya sudah komplikasi ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ jantung dan paru-paru. bernafas pun harus di bantu dengan oksigen. hingga akhirnya Aba menutup usia di usianya ke 52.
"rabbigfirlii wali wa lidayya warhamhuma kamaa robbaya nishogiro"
ABOUT THE AUTHOR
Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible
